Na, izinkan Raka mencintai kamu melebihi umur waktu.
Kalau kata para terdidik hukum, izin itu pengecualian dari sesuatu yang terlarang, mungkin permintaan Raka ini memang terlarang.
Mungkin cinta ini terlarang karena berusaha membantah takdir tak mungkin dilawan, bahkan oleh cinta yang tak berujung pamrih sekalipun. Pun, mungkin juga terlarang karena cinta ini akan melahirkan dosa dari nafsu untuk mencintai melebihi batasan surealis, meskipun dilakukan dengan alasan sepenuh-penuhnya hangat kalbu.
Tapi, Raka tidak peduli, karena dalam ketidakmungkinan dan keterlarangan itu harapan lahir dan keputusasaan ini pupus. Untuk alasan itu saja, Raka sudah mencintai kamu tanpa henti.
0 comments :
Post a Comment