*untitle*
Menerka-nerka pemilik potongan potongan tiap gambar
Meraba-raba tiap asa yang mengubahnya menjadi rasa
kita, terlahir dari balutan kata tak bermakna
bersembunyi cinta dalam kata
sedikit mengingkar memang pernah ada
karena luka mungkin saja sembuh, namun selalu meninggalkan jejak.
Jikalau begitu hati menjadi hati-hati menjatuhkan hati
namun ternyata tidak pada kamu
kamu pengecualian
kamu bukan siapa namun kamu menjadi apa yang berarti
kamu, pemupuk senyum di setiap harinya
menyerap setiap kata dalam mata
lalu mengakar menuju hati
kuat, sangat kuat.
Tuhan tak pernah melakukan hal yang sia-sia
begitu pun pada badai yang menakutkan
begitu pun pada suara petir yang mehenyakan jiwa
karena pelangi tak kan pernah indah tanpa mereka sebelumnya
begitu pun pada kamu
begitu pun pada aku
begitu pun pada pertemuan kita
dan begitu pun pada ujung cerita kita
0 comments :
Post a Comment